May
20

SMK PASIM PLUS-SUKABUMI JAWA BARAT

Bedah Film "Sang Dewi" bersama Dwi Ilalang
Dunia Film di Sukabumi sebenarnya bukanlah hal yang baru, bahkan Sukabumi memiliki artis-artis papan atas yang mengharumkan nama Kota Sukabumi. Bahkan, Sukabumi menjadi trendsetter bagi gaya hidup di Indonesia hanya karena hal-hal yang menjadi kebiasaan Artis asal Sukabumi, Syahrini misalnya dengan "sesuatu banget" nya, atau Desy Ratnasari dengan "no comment" nya.

Sayangnya, Film sendiri kadang menjadi sebuah barang mahal di Sukabumi, khususnya film-film yang ditayangkan di Bioskop. Masyarakat Sukabumi yang pengen nonton film layar lebar box office misalnya harus rela berangkat ke Bandung atau Bogor demi menonton di TwentyOne.

Kemarin, SMK Broadcast Pasim mencoba memfasilitasi kehausan masyarakat Sukabumi dengan konsep edukasi, yaitu Bedah Film atas Karya-karya Sutradara kawakan asal Jatim. Tak tangung-tangung, Sang Sutradara Dwi Ilalang dengan karyanya "Sang Dewi" dan "Maling Kuburan" di tonton dan dibedah bersama puluhan pelajar SLTP se Kab dan Kota Sukabumi.

Bertempat di Graha Pasim Jl Brawijaya, bedah film cukup panas dengan banyak pertanyaan dari siswa-siswi yang begitu penasaran tentang cerita di balik Film hasil besutan Sutradara yang anti Pornografi ini. Dwi Ilalang juga bercerita bagaimana dia menjaga idealismenya dengan mencoba strategi desentralisasi Film dengan wilayah percontohan Jawa Timur yang juga tanah kelahirannya.

SMK Broadcast Pasim juga berkesempatan memediasi diskusi terbatas staff Guru dan yayasan pasim untuk berdiskusi tentang masa depan Film dan Animasi di Sukabumi. Kedepan berharap bakal ada event-event yang akan mengangkat Sukabumi dengan dunia ferfilman nya bukan hanya menyumbangkan artis yang kemudian hidup di Ibukota karena tidak ada lapangan pekerjaan di Sukabumi.
by. Agus Permana